Tampilkan postingan dengan label Sentra Batik Tulis Yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sentra Batik Tulis Yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Januari 2016

Desa Wisata di Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta

Desa Wisata batik di Kampug Batik Giriloyo - Setelah masuk ke sana, berjajar workshop pembuatan batik. Di salah satu rumah, seorang perempuan berjilbab coklat dan baju dengan warna senada sedang sibuk meniupi canting. Usianya sekitar 40 tahun. Di hadapnya kain putih dengan berbagai motif batif batik terbentang. Ia mengisi motif truntum dengan titik-titik di atas kain sepanjang satu meter itu. Beberapa motif yang lain telah selesai. Namanya Imaroh. Bersamanya, tujuh perempuan lain juga tengah membatik.
Kampung Batik Giriloyo

Hubungi Kami:
  • Tlp/SMS: 085-729-269-403
  • WA: 085-215-997-478
  • BB : 5291-32F2
  • Office: Dsn. Giriloyo – Ds. Wukirsari 02/20 -Kec. Imogiri – Kab. Bantul Yogyakarta

Desa Wisata Batik Giriloyo Yogyakarta Mereka duduk di atas dingklik kecil, melingkar. Di depannya, kain putih membentang, kompor dan wajan kecil tempat malam dilelehkan. Mereka tergabung dalam Kelompok Batik Sri Kuncoro. Selain Sri Kuncoro terdapat empat belas kelompok pengrajin lain di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. Mereka tersebar di tiga dusun yaitu Giriloyo, Cengkehan, dan Karang Kulon.”Terdapat 600 kepala keluarga yang menjadi pengrajin batik tulis,” tutur Nur Ahmadi, ketua paguyuban kelompok pengrajin batik. Selain tergabung dalam kelompok, ada juga pengrajin yang memiliki usaha individual, seperti Sungsang dan Kusumo yang berdiri dekat Kampung Batik Giriloyo
Desa Wisata di Kampung Batik Giriloyo
Desa Wisata di Kampung Batik Giriloyo
Dalam situs resminya, batikgiriloyo.com, disebutkan batik tulis mulai menghidupi Giriloyo sejak abad ke-17. Jejak kedekatan Giriloyo dengan kraton juga terlihat dari beberapa rumah yang masih bergaya joglo. Imaroh bercerita, awal perkenalan warga Giriloyo dengan batik terjadi ketika Kraton Jogja membangun makam raja dekat desa itu. Dulu, para lelaki Giriloyo merupakan abdi dalem kraton yang bertugas menjaga makam. Sementara itu, untuk memberdayakan kaum perempuan di Giriloyo, kraton meminta mereka membatik.
Pada awal perkembangannya, pembatik Giriloyo hanya membubuhkan malam sesuai motif. Batik mentah ini dikirim ke pusat kota Jogja untuk proses pewarnaan hingga menjadi kain siap pakai. Baru setelah terjadinya gempa Bantul 2006, kegiatan membatik di Giriloyo mulai dilirik pemerintah dan pemangku kebijakan lain untuk dikembangkan dengan serius. Kini, Giriloyo bisa memproses batik hingga kain jadi bahkan ada yang hingga menjadi pakaian siap pakai.
Di Sri Kuncoro misalnya, seluruh unit untuk memproduksi batik ada. Mulai dari tempat membuat pola hingga terakhir ruang pajangan di mana kain yang jadi dipamerkan. Memasuki rumah itu, di teras beberapa orang perempuan sedang mencanting. Ruangan di belakangnya difungsikan untuk proses pewarnaan. Setelah diwarnai, kain itu diangin-anginkan supaya warnanya meresap. Tambang dan jepitan kain warna-warni memenuhi ruangan ini. Di bagian paling belakang, terdapat tungku dan beberapa panci besar untuk nglorot, yang merupakan proses terakhir pembuatan batik. Batik yang telah selesai perlu direbus untuk melepaskan malam yang menempel.

Hingga kini, Giriloyo masih mempertahankan teknik tulis dan juga motif klasik khas Kraton Jogja. “Kami ingin membangun brand sebagai sentra batik tulis,” kata Nur Ahmadi. Motif khas kraton jumlahnya sangat banyak. Di antaranya, truntum, parang, sido asih, dan sido mukti. Masing-masing motif memiliki nilai filosofisnya sendiri. Misalnya, truntum berarti menuntun. Motif ini biasanya dipakai orang tua mempelai pengantin, sebagai tanda telah menyelesaikan tugas menuntun anak mencapai gerbang kehidupan yang baru. Ciri khas batik gaya Jogja juga terlihat dari penggunaan warna dominan coklat, biru, dan putih.

Secara turun-temurun perempuan Giriloyo >>>Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta <<< membatik. Regenerasi pembatik di Giriloyo, berjalan begitu saja. Imaroh mengaku tidak pernah belajar secara khusus kepada orang tuanya cara membatik. “Hanya karena sering melihat jadi bisa,” sambungnya. Seni membatik mengalir di darah penduduk Giriloyo. Sekarang, pemerintah kabupaten mulai menyadari pentingnya regenerasi dengan memasukkan aktivitas membatik sebagai muatan lokal wajib mulai pendidikan dasar.
Masyarakat Giriloyo tetap membatik meskipun menemui berbagai kendala. Misalnya, pangsa pasar yang terbatas pada kalangan menengah atas dan juga ketersediaan bahan baku. Untuk merasakan eksotisme wisata budaya di Giriloyo pengunjung bisa memilih beberapa paket wisata yang ditawarkan paguyuban. Hanya dengan mengeluarkan uang Rp 25.000,00 pengunjung bisa belajar membatik dan hasilnya bisa menjadi buah tangan istimewa. Pengunjung akan mendapatkan kain berukuran sapu tangan beserta semua peralatan yang diperlukan untuk membatik. Sementara, jika ingin menginap dan merasakan denyut kehidupan Giriloyo yang asri cukup dengan membayar Rp 100.000,00.

Bila ingin ke Giriloyo, aksesnya mudah, dari Terminal Penumpang Giwangan langsung menyusuri Jalan Imogiri Timur sejauh kira-kira 15 km. Sepanjang jalan pengunjung akan disuguhi pemandangan hijau yang menyegarkan mata, 30 menit tak akan terasa lama. Perjalanan ini bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun umum.

Giriloyo menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para wisatawan. Di sini, wisatawan bisa merasakan kedamaian desa, hijaunya sawah, jauh dari segala riuh kehidupan kota. Tak heran, wisatawan masih saja menyempatkan waktu untuk pergi ke Giriloyo, belajar  membatik, membeli batik, melihat proses membatik, dan menikmati keasriannya. Menghayati alam sekaligus kebudayaan manusia yang hidup berdampingan.
Desa Wisata di Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta

Jumat, 02 Oktober 2015

Kampung Batik Giriloyo Menjadi Pusatnya Pengrajin Batik Tulis Di Yogyakarta

Kampung Batik Giriloyo Menjadi Pusatnya Pengrajin Batik Tulis Di Yogyakarta - Pusat Batik Yogyakarta :  Kampung Batik Giriloyo sebenarnya adalah nama sebuah perkampungan di Yogyakarta yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pengrajin batik tulis tradisional. Secara geografis kampung batik giriloyo ini letaknya ada di selatan Kota Yogyakarta lebih tepatnya di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Yogyakarta yang saat ini terkenal sebagai sentra batik tulis yogyakarta. Karena di kampung inilah batik tulis asli Yogyakarta di buat oleh tangan-tangan terampil pengrajin batik tradisional. Sebagaimana anda ketahui, bahwa kerajinan seni batik tulis sudah menancap di Kampung ini berabad-abad tahun lamanya sejak zaman berjayanya keraton Yogyakarta yang di wariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi, hingga saat ini.



Hubungi Kami:

085-729-269-403

085-215-997-478

BB  : 5291-32F2

Dsn. Giriloyo - Ds. Wukirsari 02/20 -Kec. Imogiri - Kab. Bantul Yogyakarta

Di Area Kampung Wisata Kerajinan Batik Giriloyo ini pula terdapat Komplek Pemakaman Raja-Raja Solo dan Jogyakarta, terasa sekali aura tenang, aura mistis yang damai berbau suasana daerah tua, tidak jauh dari pengaruh budaya kota.   Kebanyakan warganya ini menjunjung tinggi unggah-ungguh lan tepo sliro, hal ini di sebabkan oleh budaya keraton yang masih sangat melekat. Warga kampung (khusus nya yang laki-laki) sampai saat ini masih banyak yang dengan setia mengabdi menjadi abdi dalem keraton Yogyakarta walau tidak ditunjang dengan gaji besar.  Mayoritas  warga kampung batik Giriloyo adalah cucu buyut abdi dalem keraton, sudah turun-temurun mengabdi sebagai abdi dalem. Pria dan wanita menjadi abdi dalem bertugas di Makam Imogiri, sebagian lagi bertugas piket di rumah kabupaten untuk melayani Kanjeng Pangeran Haryo Suryonagoro yang menjadi Bupati Juru kunci Makam Raja-Raja saat ini, beliau adalah wayah dalem Raja Pakubuwono X. Para abdi dalem ini bergilir piket untuk bertugas  jaga.

Jika anda berwisata ke Yogyakarta, silahkan berkunjung ke kampung Batik Giriloyo. Di kampung ini anda dapat belanja batik tulis asli yogyakarta, selain itu anda juga dipersilahkan untuk ikut serta wisata batik yakni melihat dan belajar secara langsung proses pembuatan batik tulis yogyakarta dari para pengrajin batik tulis tradisional Giriloyo yang di bekali dengan totorial cara membuat batik tulis untuk pemula. Jika anda mau, disini anda juga punya kesempatan belajar membuat batik tulis yang akan di pandu oleh para pengrajin batik setempat. Jika mau mempelajari lebih dalam, di kampung ini juga ada tempat privat membatik di Yogyakarta.

Sebagian besar masyarakat di kampung Batik Giriloyo, Yogyakarta khususnya ibu-ibu rumah tangga berprofesi sebagai pengrajin batik tulis, mereka rela mengabdikan diri menggoreskan canthing menghabiskan waktu duduk hampir seharian penuh menahan pegal untuk membatik. Jadi ketika anda pergi ke Giriloyo, pasti anda akan menemukan Ibu-ibu rumah tangga yang sedang membatik menorehkan malam (lilin) pada selembar kain mori.

Sebenarnya, jika di lihat dari upah yang di terima dengan berprofesi pengrajin batik di Sentra Batik Tulis Giriloyo, Sungguh tidak sebanding dengan jerih payahnya dalam proses pembuatan batik yang memakan waktu cukup lama, dua minggu hingga satu bulan lamanya. Semuanya butuh proses, kesababaran, ketekunan dan juga ketelatenan. Itulah jerih payah kami, sebagai warga kampung batik giriloyo dalam mengabdikan diri untuk melestarikan warisan tradisi budaya Indonesia. Dan kiranya kami berharap penduduk Indonesia bangga dengan hasil karya bangsa sendiri mereka dengan membeli dan memakai produk anak bangsa khusus nya butik batik tulis yogyakarta, dan merasa bangga menunjukkan kepada dunia: inilah produk asli Indonesia. Mungkin itu sedikit cerita tentang kampung kami, Kampung Batik Giriloyo

Minggu, 20 September 2015

Kampung Batik Giriloyo Menjadi Pusatnya Pengrajin Batik Tulis di Yogyakarta

Kampung Batik Giriloyo, Sentra Batik Giriloyo, Pengrajin Batik Tulis Giriloyo, Yogyakarta
Giriloyo sebenarnya adalah sebauah nama pedukuhan atau dusun (kampung) yang ada di selatan Kota Yogyakarta yang terkenal sebagai sentra pengrajin batik tulis asli, khas kraton Mataram (Yogyakarta & sekitarnya). Lebih tepatnya di Desa Wukirsari,  Kec.Imogiri, Kab. Bantul, DI. Yogyakarta.

Kampung Batik GIriloyo
Kampung Batik GIriloyo


Hubungi Kami:

085-729-269-403

085-215-997-478

BB  : 5291-32F2

Office: Dsn. Giriloyo - Ds. Wukirsari 02/20 -Kec. Imogiri - Kab. Bantul Yogyakarta

Kerajinan batik tulis  sudah berkembang  di dusun ini lama sekali, berabad-abad tahun yang lalu. Hanya saja pada jaman dulu pengrajin batik di Giriloyo bisa dibilang hanyalah sebagai pembuat batik setengah jadi yang selanjut nya di setorkan ke pengepul batik di sekitar keraton Yogyakarta.
Saat ini pengrajin batik di kampung batik tulis Giriloyo sudah membuat sendiri kain batik sampai ke tahap akhir yaitu proses pewarnaan kain, baik pewarna alam maupun sintetis. Anda dapat berburu batik tulis asli di kampung ini: kampung Giriloyo. Banyak ragam motif batik tulis yang bisa anda temukan, yang klasik mengikuti pakem maupun kontemporer. Anda dapat melihat beberapa contoh motif batik Giriloyo di weblog ini.
Selain belajar membatik anda juga dapat melakukan belajar membatik yang dikemas dalampaket wisata maupun pelatihan dan kursues membatik untuk menambah skill  kemampuan membuat batik tulis. Paket wisata ini sangat pas untuk mengisi liburan sekolah, rekreasi keluarga maupun sebagai ajang studi banding. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang sudah mengunjungi kampung batik tulis Giriloyo.

Dikampung ini sering juga digunakan untuk pembuatan film dokumenter yang berlatar belakang  kehidupan pedesaan sebagai pengrajin batik tulis tradisional. Anda dapat mengunjungi kampung ini sekitar 25 menit dari pusat kota Yogyakarta. Selamat berkunjung ke Kampung batik Giriloyo tepatnya di Kampung Batik Giriloyo, Sentra Batik Giriloyo, Pengrajin Batik Tulis Giriloyo, Yogyakarta

Jumat, 18 September 2015

Pengrajin Batik Tulis Giriloyo Yogyakarta

Pengrajin Batik Tulis Tradisional di Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta
Mau berbelanja batik sembari belajar membatik tulis dengan cara segera? Seluruhnya itu dapat Anda peroleh di sentra batik tulis Yogyakarta dalam layanan paket wisata batik
Kampung Batik Giriloyo adalah kampung kerajinan serta produksi batik catat yang ada di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Balai Besar Kerajinan Batik Giriloyo ada di Jl Kusuma Negara 7, Yogyakarta.
Pengrajin Batik Tulis Giriloyo - Yogyakarta
Pengrajin Batik Tulis Giriloyo - Yogyakarta

Di lokasi sentra kerajinan batik Giriloyo ini, ada seitar 800 pembatik yang terdiri ke kelompok-kelompok serta semuanya terhimpun dalam organisasi Paguyuban Batik Catat Giriloyo. Bila datang ke kampung batik catat ini, pengunjung bisa tahu serta memelajari seluk beluk pembuatan batik catat.
Kesibukan membatik ini sendiri, sudah berjalan mulai sejak berdirinya Kompleks Makam Raja-raja Mataram Imogiri pada th. 1954. Lalu, beberapa abdi dalam yang pelihara makam, mengajarkan rakyat seputar dengan ketrampilan membatik.
Tiap-tiap daerah pasti mempunyai kekhasan batiknya semasing, begitupun dengan batik catat Giriloyo. Kampung Batik Tulis Giriloyo mempunyai ciri khas di jenis, motif dantentu saja pewarnaan. Umumnya, motif batik yang dipakai memiliki kandungan arti sendiri.
Sebagian motif batik Giriloyo yang populer yaitu sido asih yang memiliki kandungan arti, si pengguna apabila telah berumah tangga senantiasa penuh kasih sayang. Terkecuali sido asih, ada juga sido mukti, sido mulyo, serta sido mulia. Nah, untuk Anda yang barusan menikah serta merindukan hadirnya momongan, dapat memakai batik dengan motif semen gendhang.
Untuk pewarnaan, Pengrajin Batik Tulis  Giriloyo tawarkan dua jenis pewarnaan, yaitu alami serta sintesis. Pewarnaan alami yang dipakai datang dari daun, gambir, teh, kulit mahoni serta buah. Sedang, pewarnaan sintesis pasti memakai beberapa bahan kimia.
Batik yang dihasilkan kampung batik Giriloyo dapat disebutkan khusus, lantaran nyaris semuanya adalah batik catat. Batik catat asli ini memerlukan saat pembuatan seputar 1, 5 bln.. Walau lama, Anda bakal lihat hasil batik yang mengagumkan.
Nah, untuk pengunjung yang datang dengan rombongan, kampung batik di Giriloyo sediakan paket wisata batik. Apa sih paket wisata batik? Ini yaitu paket yang disiapkan Giriloyo untuk berkeliling kampung batik, serta praktek membatik dengan cara segera. Sayangnya, paket wisata ini dapat jalan dengan peserta minimum 5 orang.

Senang belajar batik, saat ini waktunya belanja. Di Giriloyo, terdapat beberapa toko yang jual batik dengan beragam motif serta jenis. Dari mulai kaos, baju sampai aksesori ada di kampung batik ini. Tidak cuma baju, Kampung Batik Catat Giriloyo juga jual sarung tangan, taplak meja, sarung bantal serta lukisan batik catat. Keren! Masalah harga cukup beragam, seluruhnya bergantung jenis serta type bahan yang dipakai. Tertarik? kami tunggu kedatangan anda di sentra Pengrajin Batik Tulis Giriloyo Yogyakarta

Senin, 10 Juni 2013

Batik Tulis Giriloyo - Yogyakarta

Sentra Batik Tulis Yogyakarta -  Pusat Batik Tulis Yogyakarta : Giriloyo Imogiri Bantul Yogyakarta merupakan produsen batik tulis Asli dan berkwalitas menerima pesanan baik partai besar maupun kecil. Layanan pemesanan 24 Jam atau silahkan datang langsung ke alamat kami yang menjadi pusat batik tulis jogja.

Kampung Batik Tulis Giriloyo Imogiri Bantul Sentra Batik Tulis Dengan Motif Khas kampung batik Giriloyo adalah salah satu nama kampung di selatan Yogyakarta (Imogiri) yang terkenal sebagai sentra pengrajin batik tulis asli, khas kraton Mataram Yogyakarta . Kerajinan batik tulis masyarakat di Dusun Giriloyo sudah lama dan turun termurun. Awalnya pengrajin batik tulis di Giriloyo adalah pemasok batik tulis setengah jadi ke juragan batik tulis di sekitar keraton Yogyakarta. Namun sekarang sesuai perkembangan keadaan, Giriloyo menjadi Sentra Batik Tulis Giriloyo yang banyak di kunjungi oleh peminat batik tulis dari lokal maupun mancanegara untuk ikut wisata batik jogja. Sehingga Batik Tulis Giriloyo dikenal juga dengan Batik Tulis Yogyakarta, oleh karena itu jika anda ingin mencari batik Yogyakarta datang saja di desa wisata batik tulis yogyakarta

Kampung Batik Giriloyo - Yogyakarta


Paket Wisata Batik Yogyakarta
Sejarah Batik Tulis Giriloyo

Asal usul batik tulis Giriloyo atau batik tulis Yogyakarta konon mulai muncul bersamaan dengan berdirinya makam raja-raja mataram di Imogiri yang terletak di bukit Merak tahun 1654. Dikisahkan ketika Sultan Agung (cucu Panembahan Senopati) akan membangun makam, Sultan Agung menemukan bukit yang tanahnya berbau harum dan dirasa cocok untuk dibuat makam. Niat awalnya jika suatu saat meninggal beliau ingin dimakamkan ditempat tersebut. Namun, saat pemakaman sedang dibangun, pamannya yang bernama Panembahan Juminah menyatakan keinginannya untuk turut dimakamkan di tempat itu. Ternyata yang meninggal dulu adalah pamannya Sultan Agung. Oleh karena itu, yang pertama kali menempati makam tersebut adalah pamannya dan bukan Sultan Agung. Sultan Agung pun kecewa karena sebagai penguasa atau raja seharusnya yang pertama kali dimakamkan di situ adalah dirinya. Untuk mengobati kekecewaan, Sultan Agung mengalihkan pembangunan calon makam untuk dirinya di bukit lain yang oleh penduduk setempat dinamakan “Bukit Merak” yang berada di Dusun Pajimatan wilayah imogiri bantul. 


Tempat Wisata Batik Di Yogyakarta


Sejalan dengan berdirinya makam raja-raja di Imogiri ini maka perlu tenaga yang bertanggung jawab untuk memelihara dan menjaganya. Untuk itu, keraton menugaskan abdi dalem yang dikepalai oleh seorang yang berpangkat bupati. Oleh karena banyak abdi dalem yang bertugas memeliharanya, sehingga sering berhubungan dengan keraton, maka kepandaian membatik dengan motif batik tulis halus keraton berkembang di wilayah ini. Kemudian, keterampilan membatik itu diwariskan kepada anak atau cucu perempuannya. Dan turun temurun hingga sekarang

Motif-Motif Batik Tulis Giriloyo

Sebagaimana yang banyak diketahui, Batik tulis Yogyakarta ada sekitar 300 motif batik tulis dan hal ini tentu saja mempengaruhi motif batik tulis yang ada di Giriloyo.

Beberapa Motif Batik Tulis Yang ada di Giriloyo :


  1. Batik Tulis Sido Asih mengandung makna si pemakai apabila hidup berumah tangga selalu penuh dengan kasih sayang; 
  2. Batik Tulis Sido Mukti mengandung makna apabila dipakai pengantin, hidupnya akan selalu dalam kecukupan dan kebahagiaan; 
  3. Batik Tulis Sido Mulyo mengandung makna si pemakai hidupnya akan selalu mulia; 
  4. Batik tulis Sido Luhur mengandung makna si pemakai akan menjadi orang berpangkat yang berbudi pekerti baik dan luhur; 
  5. Batik tulisTruntum mengandung makna cinta yang bersemi; 
  6. Batik Tulis Grompol artinya kumpul atau bersatu, mengandung makna agar segala sesuatu yang baik bisa terkumpul seperti rejeki, kebahagiaan, keturunan, hidup kekeluargaan yang rukun; 
  7. Batik Tulis Tambal mengandung makna menambah segala sesuatu yang kurang. Apabila kain dengan motif tambal ini digunakan untuk menyelimuti orang yang sakit akan sebuh atau sehat kembali sebab menurut anggapan pada orang sakit itu pasti ada sesuatu yang kurang; 
  8. Batik Tulis Ratu Ratih dan Semen Roma melambangkan kesetiaan seorang isteri; 
  9. Batik Tulis Madu Bronto melambangkan asmara yang manis bagaikan madu; 
  10. Batik Tulis Semen Gendhang mengandung makna harapan agar pengantin yang mengenakan kain tersebut lekas mendapat momongan.

Untuk Pemesanan Bisa datang Langsung ke alamat kami: Desa Wisata Dan Kampung Batik Giriloyo
Hubungi :
Miftakhur Rozi
Hp. 085729269403
D/a. Giriloyo Rt.02 Wukirsari,Imogiri
Bantul, Yogyakarta – Indonesia 55782

Jumat, 07 Juni 2013

Sentra Batik Tulis Yogyakarta



Sentra batik Tulis Yogyakarta Hp. 085729269403 merupakan pusat batik tulis Jogja dan juga pusat pemesanan batik tulis ternama di Yogyakarta. Berbagai macam motif batik tulis kami produksi secara profesional dan berkwalitas . Di samping sebagai pusat produsen batik tulis dan pusat pemesanan batik tulis sentra batik tulis Yogyakarta juga melayani Pelatihan Batik Tulis Dan Wisata Batik Tulis.

Sentra Batik Tulis Giriloyo merupakan  pusat sentra kerajinan batik tulis  dan produksi batik tulis yang ada di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Batik Tulis Giriloyo juga dikenal dengan Batik Tulis Yogyakarta  Yang telah mencapai popularitas baik di dalam negeri maupun luar negeri.


Di kawasan sentra batik ini, ada sekitar 800 pembatik yang terbagi ke dalam beberapa kelompok dan seluruhnya terhimpun dalam organisasi Paguyuban Batik Tulis Giriloyo. Jika datang ke sentra batik tulis ini, pengunjung dapat mengetahui dan memelajari seluk beluk pembuatan batik tulis.
Aktivitas membatik ini sendiri, telah berlangsung sejak berdirinya Kompleks Makam Raja-raja Mataram Imogiri pada tahun 1954. Kemudian, para abdi dalem yang memelihara makam, mengajarkan rakyat sekitar dengan keterampilan membatik.


Wisata Batik Tulis Giriloyo memiliki kekhasan batiknya, begitu pula dengan batik tulis Giriloyo. Batik tulis Giriloyo memiliki ciri khas di model, motif dantentu saja pewarnaan. Biasanya, motif batik yang digunakan mengandung makna tersendiri.

Beberapa motif batik Giriloyo yang terkenal adalah sido asih yang mengandung makna, si pemakai bila sudah berumah tangga selalu penuh kasih sayang. Selain sido asih, ada pula sido mukti, sido mulyo, dan sido luhur. Nah, untuk Anda yang baru saja menikah dan merindukan kehadiran momongan, bisa menggunakan batik dengan motif semen gendhang.

Untuk pewarnaan, batik Giriloyo menawarkan dua tipe pewarnaan, yakni alami dan sintesis. Pewarnaan alami yang digunakan berasal dari daun, gambir, teh, kulit mahoni dan buah. Sedangkan, pewarnaan sintesis tentu menggunakan bahan-bahan kimia.

Batik yang dihasilkan sentra batik Giriloyo bisa dikatakan spesial, karena hampir seluruhnya merupakan batik tulis. Batik tulis asli ini membutuhkan waktu pembuatan sekitar 1,5 bulan. Meskipun lama, Anda akan melihat hasil batik yang menakjubkan.

Nah, untuk pengunjung yang datang dengan rombongan, ke kampung batik Giriloyo menyediakan paket wisata batik. Apa sih paket wisata batik? Ini adalah paket yang disediakan Giriloyo untuk berkeliling sentra batik, dan praktik membatik secara langsung. Sayangnya, paket wisata ini bisa berjalan dengan peserta minimal 5 orang.

Puas ikut paket wisata batik Yogyakarta, kini saatnya berbelanja. Di Giriloyo, ada banyak toko yang menjual batik dengan berbagai motif dan model. Mulai dari kaos, kemeja hingga aksesoris ada di sentra batik ini. Tak hanya pakaian, Sentra Batik Tulis Giriloyo juga menjual sarung tangan, taplak meja, sarung bantal dan lukisan batik tulis. Segera kunjungi Sentra Batik Tulis Yogyakarta